Roemah Oengoe - Cilandak Barat/Fatmawati, Djakarta Selatan. Tempatnja Koempoel-koempoel segala Roepa. Nyuuk diskusi/beri komentar di postingan.... Mudah2an ye Bermanfaat.
Any comments or inquiries in English, do welcome...

WA/SMS (preferred) ke XL 0877 8891 8080
.......ud ngga ada ya Pin BB: 2ACEA1C3
PS. Jangan sungkan menawar, ya ngga Mba, Mas, Pak, Bu sekalian...
Kecuali.... Label Permanen:
"

Blog Lain Mak Iyen

Kamis, 13 Desember 2012

Gilingan Coklat Peter Dienes Belanda/Jerman - Plastik (ART DECO)

Merek PeDe alias Peter Dienes - bisa dari Jerman atau Belanda (baca ulasan sejarah singkatnya di bawah).  Bahan termasuk jarang....bagian luar sekenis plastik/bakelit... ada 2 jendela... Masih utuh,,mulus dan berfungsi....
Ada bukti/bonus moka hasil gilingan...:)
Ukuran plat atas 12.5x6cm, tinggi di luar handle 10cm.
Buatan jaman Art Deco, jadi sekitar 1930-1940an.

Sejarah PeDe: (SumberL http://www.dienes.fr/historique_dienes_uk.php ) sudah dimulai sejak tahun 1869....dari Jerman malah asalnya.  Tenar di/sebagai buatan Belanda karena pada tahun 1919, setelah  Opa Dienes meninggal di tahun 1899, PeDe (oleh menantunya Opa Dienes) buka pabrik di Belanda....dan mulai banyak produksi macam2 produk berkualitas....yang terutama dan paling sohor adalah produk grinder.gilingan kopi dan coklat.moka nya.  Menjadi yang paling berpengaruh pada jamannya.  Banyak patent dikeluarkan selama masa2 ini, menandakan kreatifitas dari produkan ini.

Logo "PeDe" sendiri terakhir digunakan tahun 1940-an (20 tahunan saja sejak pindah ke Belanda), digantikan dengan logo "VeDe" sampai akhir hayat pabriknya.  PeDe tutup dan fasilitasnya dibeli perusahaan lain pada tahun 1960-an. 

Berbeda dengan model yang itu2 saja, berbahan kebanyakan casing kayu, gilingan di atas berbahan plastik...Hanya sedikit ketemu gilingan dari PeDe yang menggunakan bahan ini.  Jadi unik. 
Banyak produk gilingan kopi lama, apalagi khas patent PeDe yang di repro belakangan ini, dijadikan item pajangan nostalgia menarik dan berfungsi.  Tapi, belum ada yang me-repro model di atas? Kurang populer?  Hehehe... bagus juga, jadi tidak ragu2 untuk mengoleksinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Temen2 Mak