Roemah Oengoe - Cilandak Barat/Fatmawati, Djakarta Selatan. Tempatnja Koempoel-koempoel segala Roepa. Nyuuk diskusi/beri komentar di postingan.... Mudah2an ye Bermanfaat.
Any comments or inquiries in English, do welcome...

WA/SMS (preferred) ke XL 0877 8891 8080
.......ud ngga ada ya Pin BB: 2ACEA1C3
PS. Jangan sungkan menawar, ya ngga Mba, Mas, Pak, Bu sekalian...
Kecuali.... Label Permanen:
"

Blog Lain Mak Iyen

Tampilkan postingan dengan label 2) Sharing ONLY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2) Sharing ONLY. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Agustus 2018

Tegel Super Cantik, Share dulu ya.

Memang sampai sekarang Mak blm sempat & blm ketemu buatan mana tegel ini.
 
 
 
Cantik ya.  Monggo di share kalau ada yg bisa bantu Mak beri keterangan tentang tegel ini.  Trims.

Remake Antique Art Nouveau Tiles, bukan antik ya.

Yg ini cuma contoh saja ya,  buatan baru,  remake of antique art nouveau tiles,  buatan Amrik. Dibuat dgn sebisanya mengikuti kaedah lama.  :)
 
Cantik juga,  tp krn bukan antik,  kita share saja ya. Biarpun bukan antik,  beli sample begini saja harga lumayan.    Hhh... :D

Senin, 12 Desember 2011

Basi Enamel Motif Timbul

Koleksi Pribadi, hasil sumbangan dari rekan antik Bapak & Iboe Anggoro - dari blog  http://koleksiantik-zeni.blogspot.com/.  
Buat mak merupakan item perkenalan yg spesial sekali, karena merupakan bukti tambahan keberagaman dan kecantikan perabotan enamel jaman dulu.  Sekedar dishare ya...maaf jangan ditawar (ge-er ya...hehe..).  
Siapa tahu, dengan sharing begini semakin dapat 'menyemangati' ketekunan para pemburu/pengumpul barang antik sejenis.... makin banyak yg terselamatkan, akan makin bisa dishare bagi penggemar2nya...dan semakin dapat dilestarikan.  Amin.  Oh iya, mudah2an masih dapat kebagian lagi tentunya...:) 
Monggo, cuma satu gambar dulu ya....

Senin, 31 Oktober 2011

Help in Need: Identify umur Nampan Perunggu Antik

Nampan perunggu hasil temuan galian, diameter sekitar 47cm, kondisi amazingly cukup baik.  Apa ada yg tahu tempat/cara/prosedur untuk memeriksa umur dari nampan bersangkutan, jangan jauh2 ya, sekitar2 Jakarta saja.  Trims sebelumnya ya....:)
Motif masih terlihat dibagian tengah nampan

Rabu, 13 April 2011

Sharing - Glass Beer Stein

Tidak seperti pottery & porselen buatan Inggris, atau bahkan Belanda, beberapa buatan Jerman memang lebih tidak teratur marka-nya.  Termasuk pada beberapa beer stein yg ada.  Pdhal, idealnya, yg dikoleksi yg buatan Jerman, sesuai kemampuan...Tantangan lebih besar adalah pada beer stein berbahan glass/kaca.  Jgn dikira untuk jual mahal, pemula seperti saya pasti butuh waktu lama untuk memahaminya.  Tapi sekedar mengingatkan, di Camp Oengoe, diskusi boleh, dan sebenarnya diharapkan... biar kita sesama pemirsa bisa saling berbagi pengalaman.

Overview dari Glass Stein (http://www.steincollectors.org/library/articles/Glass/overview.html)
Glass stein sejarahnya merupakan jenis beer stein populer, biarpun harganya dulunya sangat mahal.  Tapi, karena kurangnya keterangan/marka, kebanyakan glass beer stein tidak dipahami sehingga kurang dihargai.  Glass stein sering tidak ditandai dengan baik dan tidak ada katalog untuk produk2 sejenis.  Kecuali buatan lebih baru (pressed glass), tidak memungkinkan untuk produsen lama untuk menambahkan trademarks, tanda tangan dll pada bahan glass pada saat proses pembuatan gelas kacanya, biasanya tanda ditambahkan saat bahan gelas sudah jadi. Banyak bahan gelas kaca diproduksi oleh satu perusahaan, baru di-finished oleh pemesannya.  Banyak sekali tehnik finishing yg terdapat pada gelas bir bahan kaca ini.  Karenanya, penting untuk mengetahui tehnik pembuatan, karakter usia dll untuk menentukan kualitas dan nilai dari item-nya.

Buat penggemar Glass Stein pemula seperti saya, berikut tips-nya: http://www.steincollectors.org/library/articles/hobby/collect4.html
Glass steins di Germany mulai diproduksi sejak abad ke -15, dan sangat populer/banyak dibuat pada abad ke-18 (tahun 1700-an). Glass steins buatan tahun 1700-an dan 1800-an biasanya dibuat dgn tehnik di'tiup'.blown (versi awal: freehand-blown, alias ditiup manual sampai selesai, kemudian dipotong dasarnya), digrafir dan menggunakan tutup pewter.  Bahan kaca susu (milk glass) kemudian juga mulai digunakan dengan hiasan lukisan yg cantik2.  Kemudian, baru lah disusul dengan metode hiasan menggunakan bahan enamel. Bahan kaca warna warni juga mulai diproduksi dengan menggunakan campuran mineral tertentu.   Pada pertengahan abad ke-18, metode cutting (wheel-cut) jg lazim diterapkan.  Dengan campuran macam2 tehnik di atas, kebayang macam2 keindahan yg tercipta pada berbagai glass stein?  Karenanya, Glass Stein buatan tahun2 tersebut, yg kualitas dan kompleksitas buatannya bagus, merupakan collector item yg mahal harganya. Pada menjelang akhir tahun 1800-an, tehnik Mold-blown dimulai, dengan demikian proses pembuatan bahan gelas dipermudah, memungkinkan tersedianya glass stein dengan harga yg lebih terjangkau.

Beer steins merupakan kado yg disukai di Jerman, sering ditandai (dipesan) dengan keterangan nama pemilik dan tanggal dari kejadian penting pemesannya (misalnya: kelahiran, ulang tahun, perkawinan, dll). Banyak jg (terutama yg pottery dan porselen), di bawahnya dicantumkan angka 4-digit, dimulai dgn "17", "18" or "19".   yg bukan merupakan petunjuk tahun buatan, melainkan lebih ke keterangan 'kode cetakan'/form/mold number dari pembuat stein. Setelah tahun 1887, semua produk Jerman yg akan diekspor harus ditandai "Germany' atau 'Made in Germany'.. Saat Jerman terpisah dua (1949-1990), marking yg populer "Western Germany" atau "Germany". Dua perang dunia (PD I dan PD II) berakibat buruk pada pabrik2 di Jerman.  Bagi pabrik yg hancur dan bangkrut, semua data, design dan katalog hilang.

Tehnik: Freehand-blown vs Mold blown vs Pressed  (http://www.steincollectors.org/library/articles/Glass/Techniques.html)
Cara paling mudah menandakan adalah dengan melihat handle yg melekat ke body dari mug kaca beer stein.  Pada metode Blown (Freehand dan Mold), pasti kelihatan sebagai 2 bagian yg tadinya merupakan bagian yg terpisah, yg kemudian disambungkan.  Adanya bercak2 seperti pasir dan garis2 bahkan gelembung... pada bagian dalam (bukan permukaan) kaca juga menandakan bahan kaca buatan lama dengan tehnik tiup... jd bukan defect/cacat.  Pada refensi di atas, ada ilustrasi2 jg, yg mungkin berguna.  Juga diterangkan macam2 proses pewarnaan bahan kaca, dan metode dekorasi pada proses finishing glass beer stein.  Contoh yg ada di rumahnya mak Iyen, kemungkinan masuk kategori Mold-blown, dekorasi cold-painted.  Material kaca di tiup, kemudian di masukkan ke cetakan/mold.  Handle baru disatukan kemudian setelah badan mug sudah jadi – sama seperti proses pada proses freehand blown..  Cetakan ada yg bahan kayu dan metal.  Hasil cetakan metal, pola yg tampak pada permukaan luar mug persis sama tp berlawanan dgn  pola dari dalam… beda dengan cetakan dari kayu, kemungkinan ada bekas motif kayu.

Referensi mengenai tutup/lid dari stein: http://www.steincollectors.org/library/articles/pewter/pewter%20fittings.html. Tapi pada dasarnya, identifikasi pada Glass beer stein lebih ditekankan pada material kacanya, bukan pada tutupnya. Karena ada kejadian, stein yg sudah pecah, tutupnya dipakaikan lagi pada glass stein buatan baru. Jadi berhati2lah...hehehe...
Last but not least...buat yg serius ingin jd kolektor, bergabung bersama yg lain dari seluruh dunia saja di www.steincollectors.org. Silahkan kemudian membagi ilmunya di sini. Trims...

Jumat, 01 April 2011

Sharing Only: Old Album - Old Photos Hollywood Actress/Actor

Terharu saya saat menerima paket yg satu ini.  Semua perjuangan tidak seberapa dibandingkan gejolak perasaan saat mulai menyentuh dan membalikan halaman demi halaman dari album foto ini.  Terbayang ketekunan sosok yg telah mengumpulkan mereka selama ini, apik, teratur, penuh cinta...  Dari sini, seolah saya telah mengenal sosok beliau dari sejak lama.....
Benda apa pun yg anda pilih, menarik hati dan sepenuh hati anda koleksi, tentu saat dipandang, disentuh akan terasa lain.... lebih punya 'jiwa'.... Begitupun dengan yg satu ini..... biarpun jumlah foto mungkin sudah tidak komplit lagi (mungkin ada beberapa terlalu dekat di hati masih disimpan pemilik aslinya...).  
Esensi dari sharing ini adalah... bukan untuk pamer, karena sy punya hanya sedikit, dan saya orang baru...om...tante... hehe... Tapi, saya wajib menyemangati dan mengucapkan beribu terima kasih kepada sosok2 yg tanpa kenal resesi, inflasi, bukan karena gengsi... menyelamatkan beberapa gambaran sejarah masa lalu, apa pun itu... untuk diteruskan kepada kami, dan keturunan2 kami....
Saya tahu 'pejuang2' itu masih ada, masih idealis, dan untuk menghormati mereka saya putuskan kita share saja, album tidak akan saya utak utik apalagi dipreteli....tidak untuk dijual.  Trims juga buat yg sudah merelakan album ini untuk saya...:)  Berikut cuplikan beberapa foto... Semoga bermanfaat....

Minggu, 27 Maret 2011

Sharing Malam Mingguan..

Senangnya mengumpulkan botol, tempat minyak warna warni.  Dimulai sebenarnya sudah sejak lama juga, tapi mulainya dengan botol aromatherapy "Lampe Berger" - buatan Paris, Prancis...hehe.. yg itungan masih jauuuuuh dari buatan vintage alias djadoel...  Pdhal harganya lumayaaan... 
Banyak ragam dari tempat minyak buatan Lampe Berger, sebagian memang dikoleksi karena bentuknya yg unik dan cantik2/berkelas....silahkan browsing sendiri ya. Saya di sini .bukan mau jualan botol2 ini, tp lebih untuk sharing.....jadi kalau mungkin menemukan lampu, yg dibawahnya marking-nya "Lampe Berger" dengan motif2 dan warna2 yg released dr perusahaan tersebut...berarti lampu2 'spesial'. Mudah2an bermanfaat....
Berikut contoh 2 wadah lampu botol di Camp Oengoe, yg maaf, karena cuma buat simpen sana sini untuk spare, jadi berdebu....:)

Minggu, 13 Maret 2011

Sharing Session : Marks on Silver

Buat yg sudah malang melintang di dunia pengumpulan barang2 dari perak, atau berlapis perak, ada baiknya berbagi ilmu di sini...
Mak Iyen hanya punya beberapa sumber, yg mungkin dapat berguna buat kita semua.  Dalam session ini, kita pilih satu sumber dulu:  http://www.925-1000.com/index.html
Tidak ada sumber yg sempurna memang, tp paling tidak, buat pemula seperti saya, bermanfaat untuk di-combined dengan sumber2 lainnya.
Ada satu bagian yg cukup menarik perhatian saya, yaitu adanya produk dari salah satu sentra perak negara kita yg masuk daftar tersebut...dari Yogya (oh yes... Djogjakarta... one of our beloved district... ): http://www.925-1000.com/a_yogya.html
Suatu kebanggaan, yg mungkin dapat menular ke pengenalan produk2 silver berkualitas dari sentra kerajinan perak lainnya yg ada di Indonesia.....

Sabtu, 05 Maret 2011

Selingan - Tegel2 Antik Hiasan

Tegel2 antik diproduksi hampir di seluruh penjuru dunia.  Ada beberapa buatan pabrikan keramik/porselen/pottery terkemuka dengan marking nya yg khas, ada yg marking negara, ada marking berupa simbol2, lekukan2 dan berbagai tekstur permukaan, ada yg polos2 begimanaaa..gitu.  Permukaan depan ada yg timbul (sering disebut Majolican), ada yg semi timbul, ada yg flat. Ada yg lebih tebal/tipis, ada yg lebih besar/kecil sedikit, dll variasinya...  Semua sesuai tujuan/fungsi/spesifikasi pemanfaatannya. 
                                                                                                                                                             
Di luar tegel untuk lantai, kebanyakan tegel2 tua digunakan untuk menghias dinding, framed or not, sebagai pelengkap perabotan, dll.  Beberapa contoh sdh Mak tampilkan, a.l. di Kapstok Besar dan Kecil, di Hallstand, di Pigura Cina (Gincu Prada)..dll  Bisa dilihat dr bagian belakangnya, kalau ada bekas semen, bekas di tembok tua tuh...  Kebanyakan yg bersih dan utuh kemungkinan bongkaran perabotan atau bekas pajangan dalam frame.
                                                                                                                                                            
Tak pelak, barang bagus pasti ada repro...sah2 aja, tetap bisa digunakan sebagai pelengkap pajangan....dengan harga yg terjangkau, dan kemungkinan tidak terbawa trend inflasi gila2an... Iya, belum lama 1 tegel antik seharga beberapa ons cabe merah, sekarang bisa beli 2 kilo lebih (saat hrg cabe 50rban sekilonya..)
                                                                                                                                                            
Tidak ada maksud narsis di sini...btw..btw...  saya yakin kumpulan saya tidak seberapa dibanding kumpulannya toean2 dan njonja2 di rumah sana... :)
Contoh penempatan pada lemari djadoel
Bekas bongkaran, Tegel2 Saji Jepang disatukan lagi dalam frame
Motif lain, dr Saji tiles.
Saya tidak menyarankan pengrusakan situs2/perabotan2 yg masih baik, tp alangkah bijak menyelamatkan tegel2 ini dr timbunan barang2 lainnya....  Selamat mengumpulkan...  Silahkan saling membantu untuk melestarikan peninggalan nenek2 kakek2 kita... 
Tanpa maksud memicu perkembangan harga lebih parah lagi, bisa repot sendiri nanti saya, silahkan dilihat aneka ragam tegel2 dr berbagai belahan dunia... http://www.antiques.com/categories/105/Antique-Tiles .  Sekilas lg untuk membantu sedikit identifikasi umur suatu tegel antik: http://www.delfter-fliese.de/english_altersbestimmung.htm#Colour%20of%20the%20earthenware

Rabu, 02 Maret 2011

Selingan - Art Nouveau vs. Art Deco, sharing yuk...

Gara2 senang antik dan perlu antik, awalnya, ngga mudeng dengan judul2 di berbagai perabotan yg dijual.  Padahal pengennya sih cuma ngisi rumah dgn perabotan yg tidak terlalu berat ukirannya, berfungsi, tapi tetap cantik (kayunya, motifnya, profilenya dll).  
                                                                                                                                                                  
Art Nouveau (New Art - Seni Baru) - dimulai tahun 1800an, mulai menurun pengaruhnya di awal tahun 1900an.  Bukan cuma perabotan...namanya trend... dari bentuk/dekor bangunan sampai tusuk gigi (belum ketemu sih sample nya..) pasti terpengaruh.  Ada influence dr Timur Jauh, Japonisme...  inspirasi dari profile2 lembut meliuk2 khas dekor Jepang (dan sebenarnya entire Timur Jauh begitu).  Buat orang djadoel jaman itu... style ini begitu modern, baru, bebas,.. gerakan besar2an merata di seluruh Eropa Barat hingga Eropa Timur... marking masa jayanya adalah dengan berdirinya Maison de l'Art Nouveau (House of New Art), sebuah galeri yg dibuka oleh  German art dealer -  Samuel Bing pada tahun 1895 di Paris, sebuah galeri yg sangat berpengaruh menampilkan modern furniture, tapestries and objets d'art (barang2 seni lainnya).  
                                                                                                                                                                  
Art Deco - dimulai thn 1920an, adalah suatu gerakan seni dekoratif yg relatif bebas ukiran, bentuk2 yg didasarkan perhitungan yg matematis, geometris.  Ada pengaruh dr berbagai kebudayaan, dr Afrika, Klasik Roman, Babylon, Mesir Kuna, Aztec Mexico dll... Art deco populer di arsitektur (bangunan, stadion, jembatan,dll..), alat2 transportasi (mobil, pesawat, dll) perabotan, brng2 kebutuhan sehari2 (i.e. kipas angin, kulkas,lampu dll) .  Awal sejarahnya, La Société des artistes décorateurs - orang2 Prancis- mulai menunjukkan pd dunia suatu evolusi baru pada seni dekoratif, dituangkan pd event Exposition Internationale des Arts Décoratifs et Industriels Modernes di Paris thn 1925. Pengaruh Art Deco mulai menurun thn 1930an smp menjelang PDII.  Yg kemudian berjasa mempopulerkan kembali Art Deco adlh sejarawan Inggris Bevis Hillier pd thn 1968 dalam bukunya 'Art Deco of the 20s and 30s', dan kemudian buku "The World of Art Deco" pd thn 1971.  Art Deco menggunakan berbagai material 'baru' seperti aluminium, stainless steel, lacquer, Bakelite, Chrome dan inlaid wood, exotic materials (a.l sharkskin, zebra skin).  Ciri2 a.l. bentuk/profile lurus dan lengkung yg tegas, tidak meliuk2 sprti Art Nouveau. Motif pun demikian, garis2, bulatan2, wajik2 dan motif geometris lainnya.
                                                                                                                                                                 
Pengaruh ke-2 style diatas yg ditularkan ke Indonesia oleh a.l. Kolonial Belanda, terdapat pd gedung2, perabotan2 kayu, perabotan/peralatan dll -  masih banyak peninggalan aselinya bisa ditemui di seluruh penjuru Indonesia, dgn berbagai ragam dan berbagai kondisi tentunya...... hehehe
Di bidang perabotan kayu, di mana bangsa Indonesia mempunyai bakat yg luar biasa dan sumber alam beragam jenis kayu, influences ke 2 style di atas - sadar tdak sadar... sebagian menyatu dengan style yg lebih aseli budaya kita sendiri, dalam wujud fungsi, motif dan variasi bahan2 tertentu.
Silahkan, mau lihat sample, di blog/web antik teman2 ada banyak tuh.
Terima saran, masukan, komentar dari semuanya....
Sumber lain:  http://en.wikipedia.org/wiki/Art_Nouveau dan http://en.wikipedia.org/wiki/Art_Deco

Kamis, 03 Februari 2011

Cloisonné Vase Probably by Ando Japan - WTB

Buat saya berbelanja sambil belajar begitu mengasyikkan... kadang2 lupa.... uang mengalir keluar terus setiap harinya...hehe... 
Ada banyak artikel di internet yang menerangkan apa itu cloisonné. Terjemahan dr bahasa Perancis, yang berarti cell/sel. Pada dasarnya, ini adalah salah satu tehnik menghias barang2 seni dari bahan metal . Yang khas di sini adalah tahapan2 prosesnya.
Pada tahap persiapan, motif yang diinginkan ‘digoreskan’ ke media dekor, membentuk kantung2 sel. (istilahnya.. wired..). Caranya bermacam, ada yang direkatkan.. dibakar/solder… ‘Sketch’ awal bewarna emas atau perak akan dibiarkan ‘bekas’nya, baik membayang, atau nyata2 tampak pada saat finishing. Pada produk2 bermutu, emas dan perak asli yang digunakan sebagai batas. Kemudian, bagian2 yang sudah ditandai/dipisahkan oleh motif, diisi dengan lapisan2. Lapisan2 tersebut beragam, ada yang dari bahan enamel, plus tambahan beberapa batu mulia, dan lain2 tergantung masa buatan dan asal usul dari buatan cloisonné bersangkutan. Lapisan demi lapisan di’tuangkan’ mengikuti batasan2 metal sel. Setiap satu lapisan mengering, diselingi proses pembakaran dengan suhu yang sangat tinggi … sampai akhirnya lapisan terakhir mengisi penuh permukaan yang diinginkan. Di masa lalu, proses ini sungguh memakan waktu lama, sungguh lama sekali...
Tehnik ini diperkirakan sudah dikembangkan sejak sekitar 3000 tahun yang lalu. Pada penemuan di Mesir (buatan sekitar tahun 1800 sebelum Masehi), ditemukan tehnik serupa diterapkan pada barang2 kecil dan atau perhiasan. Kemudian, ditemukan jejak penyebarannya di Eropa (dr masa Medieval, Roman Empire, Anglo Saxon, Cristian), sejalan dengan pembuatan kaca patri untuk keagamaan. Berlanjut ke masa2 Byzantium/Islam… sampai akhirnya pengaruh ini berkembang di wilayah China pada abad ke 13-14. Masa jaya di China adalah pada masa awal dinasti Ming, dimana diproduksi berbagai produk cloisonné enamel terbaik China, sejajar dengan produk bertehnik tinggi dari Jepang abad ke 19, produk dari Rusia jaman Tsar dan beberapa produk dari beberapa Negara Eropa lainnya. Sampai saat ini beberapa orang tetap tekun melestarikan tehnik dekorasi metal+enamel dengan cara yg serupa, tentu saja dengan bantuan tehnologi sehingga tidak terlalu memakan waktu dalam proses pengerjaannya.
Dalam perkembangannya, tehnik cloisonné juga diterapkan pada media non metal seperti keramik/porselen. Ada juga yang diterapkan tanpa dasar, jadi seperti kaca patri, rangka emas/perak isi enamel bening.

Salah satu sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Cloisonné
Saya belum lama dapat sample dari pak Teguh, bagus sekali, kalau bisa dapat lagi... :)
 

Temen2 Mak