Roemah Oengoe - Cilandak Barat/Fatmawati, Djakarta Selatan. Tempatnja Koempoel-koempoel segala Roepa. Nyuuk diskusi/beri komentar di postingan.... Mudah2an ye Bermanfaat.
Any comments or inquiries in English, do welcome...

WA/SMS (preferred) ke XL 0877 8891 8080
.......ud ngga ada ya Pin BB: 2ACEA1C3
PS. Jangan sungkan menawar, ya ngga Mba, Mas, Pak, Bu sekalian...
Kecuali.... Label Permanen:
"

Blog Lain Mak Iyen

Tampilkan postingan dengan label Perabotan Toea/Old Furniture. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perabotan Toea/Old Furniture. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Mei 2011

Lemari Pakaian "Kimo" (Sold, trims...)

Style Kimo kental pengaruh orinetal, dengan permainan inlay (hiasan selipan pada kayu).  Ada inlay yg terbuat dari kuningan, kerang, dan plastik lama. Lemari kimo yg satu ini dihiasi kimo dari plastik lama, menggantikan bahan aslinya yg terbuat dari kerang.  Ciri khas lain dari perabotan dengan syle Kimo adalah kualitas kayunya yang sangat bagus, tahan hingga lebih dari seratus tahun. Seperti lemari yg ada di sini, perkiraan pembuatan sama dengan masa Art Nouveau, atau yg suka diterjemahkan di arena permebelan - Semarangan.  Bentuknya yg relatif sederhana (seperti umumnya lemari khas China/oriental polosan lainnya), menonjolkan kualitas bahan dan pembuatan dengan presisi yg baik.  
Ada pendapat bahwa Kimo juga dipengaruhi oleh budaya Barat yg kerap menerapkan inlay/selipan pada kayu sebagai hiasan.  Yg digunakan sebagai selipan, mungkin juga sebagian bahan kerang, tapi kebanyakan bahan kombinasi beberapa jenis/tekstur/warna kayu. Dan biasanya pada hiasan khas Barat, aksen kuningan di'tempel' di atas kayu, bukan diselipkan.   Pls correct me if I am wrong.... thx.
**
Kunci lengkap belum diganti, kunci 1 untuk pintu lemari dan rak bawah, kunci 2 untuk rak dalam.  Kaca bevel masih original.  Ukuran tinggi 189cm, lebar depan 76cm, lebar samping 42cm.  Harga Sold, trims....
 

Minggu, 17 April 2011

Antique Hallstand #1 - Semarangan Style Original - NFS

Beruntung, saat ditemukan kondisi Hallstand masih full original: kayunya, pliturannya, kaca kembangnya (masih ada sedikit bekas cat), cerminnya, belum ada perubahan...  Hanya saja, memang minus cantelan dan marmer yg biasanya merupakan kelengkapan suatu hall stand. Beruntung, masih bisa dapatkan cantelan tua keramik dan marmer tua yg kondisinya bagus (marmer sudah dipoles/kristalisasi). Trims teman2....
Style Semarangan diasumsikan lebih banyak dipengaruhi oleh gerakan Art Nouveau, simple, artistik, motif minimalis lengkungan2... Mungkin jg karena rata2 masa produksinya adalah akhir abad 19 - awal abad 20 (awal tahun 1900an). 
Hallstand punya banyak fungsi.  Beberapa menyebutkan sebagai 'kapstok berdiri', karena memang pas untuk menyantelkan topi2, peci2, kunci2 dll.  Bagian bawahnya bisa untuk tempat taro selop, sepatu, dll.  Sebagian ada laci, bagian untuk meletakkan payung...dll.... Kebayang, fungsinya, terletak tidak jauh dr pintu depan... untuk meletakkan kebutuhan bepergian yg praktis.  Tp why not, model hallstand jg pantes di taro di kamar...
Dibawah marmer dilapisi papan jati. 
Sorry ya, pas di  foto belum sempat dibersihkan sampai kinclong... maklum kondisi dipakai...:) Hallstand yg ukurannya 'compact', desain minimalis tp antik - masih pantas berdampingan dengan perabotan minimalis jaman sekarang..., ukuran kira2: tinggi 180cm, lebar depan 55cm, lebar samping 35.5cm, Ukuran marmer pxl  55x33cm.  Marmer sudah dipoles/kristalisasi. 
Koleksi Pribadi.

Lemari Pajang Antik + 4 Tegel (Sold, trims...)

Rekondisi... karena pas nemu tegel2nya sudah hilang semua......  hehe... Akhirnya bisa dilengkapi ulang sehingga dapat digunakan sebagai lemari pajang yang antik nian...  Kaca2 kembangan kecil2 di atas pintu masih aseli...dari sananya ada 'coretan' merah.  Sayang memang, tadinya kacanya kaca lukis, tapi tinggal satu, jadi aneh... diganti semua dengan kaca bevel. 
Ukuran sekitar: Tinggi 172cm, lebar depan 90cm, lebar samping 30cm.  Harga Sold, trims...

Jumat, 01 April 2011

Meja Lipat - Meja Breakfast 'ala bintang Hollywood...NFS

Sangat tua, tampang primitive bangeeet....  Hasil barter dengan tetangga belakang rumah, orang Betawi aseli.  Barteran satu lemari, hehe... Mau gimana, penampilannya aseli tua abis, unik, apa adanya masih dapat berfungsi baik. Orang rumah pada geleng2 kepala....
Meja terdiri dari 2 bagian yg bisa dipisah, bagian alas atas, dan kaki silang yg bisa dilipat.  Pada bagian ujung salah satu kaki ada korosi, tapi tidak mempengaruhi kestabilan.  Alas meja yg seperti nampan oval, lengkap dengan handle kiri dan kanan.  Belum rekondisi.
Praktis nyimpennya, tinggal lipet
Contoh pemakaiannya yg stylish....:)  Hehe..akhirnya ketemu jg gambarnya, pas dengan idola Oengoe...Elizabeth Taylor... Meja ini dulunya digunakan untuk in room breakfast..keren ya.  Makanan dan meja lipat yg praktis di bawa ke kamar oleh pramusaji - untuk menghidangkan secara ekslusif/khusus ke orang tertentu...
Jaman sekarang sih, terutama untuk meja pajang, tadinya sih ada ide dijadiin meja piknik.  Ukuran sekitar: Tinggi 68cm, Oval Panjang 73cm, Lebar 53cm. 
Koleksi Pribadi.

Kamis, 17 Maret 2011

Sketsel Antik #2 - Ukir Naga (Sold, trims...)

Sketsel ini tadinya begitu memprihatinkan...hehe....  Trims gan Nuga yg sudah memberikan bahan penuh tantangan kepada saya.
Bayangkan, sketsel nyaris sepanjang 3m, dengan banyak bagian ukir fragile,belum ditambah beberapa bagian kayu sudah kropos, di kirim dari daerah/rumahan.  Sudah ongkos kirimnya fantastis, beberapa bagian juga tidak sampai dengan utuh.  Lagi2, tukang saya pesimis.....hehe...  Untungnya, kualitas kayu bagus, proyek jalan terus. 
Anyway, dimulai suatu proses restorasi, yg mungkin tidak semua orang setuju dengan yg saya lakukan.
                                                                                   
Perubahan2 sebagai berikut: sketsel dijadikan 3 bagian terpisah dengan engsel model copotan. Hanya saja, tidak ditambahkan kaki untuk bagian tengah, sehingga bagian tengah tidak dapat berdiri sendiri.  Ada sedikit bagian ukiran trawang yg rusak, dan satu 'naga' hilang, di direka ulang. Bagian 'kosong' ditengah yg biasanya ditutupi jarik/kain dll, ditutup permanen dengan variasi cermin dan kaca kembang warna.
Proses Pemasangan:

Voila!:
Bisa tekuk ke dalam...
Bisa 'bergelombang'
 Details:
Tengah.  Naga kanan direkontstruksi....
Kiri
Kanan
Ukiran Bawah
Bag. belakang


Ada ukiran cacat, tidak terlalu kelihatan...:)
Capek lihat gambar ya..... :)
Beruntung memang kalau menemukan barang antik full original yg utuh dan mulus.  Tapi..dalam banyak kesempatan, kemungkinan ada kurang di sana sini, belum lagi sistem pembuatan lama belum tentu memudahkan pemakaiannya di masa sekarang.... alhasil...boro2 kepikir mau taro barang antik di rumah...ribet, bongsor, rapuh, kurang ini kurang itu...  Sekedar sharing usaha untuk melestarikan barang lama, tanpa putus asa... mudah2an masih bisa dinikmati sampai turunan2 berikutnya... paling tidak, sketsel ini pantas untuk dipajang di pelaminan (background pernikahan) ya...hehe...
Harga Sold, trims...

Sketsel Antik #1 "Sketsel Djawa' Three-in-One + Antique Glass Painting (Reversed Painted) - NFS

'Sketsel Djawa'  demikian pantasnya sketsel ii disebut... karena keberadaan ke-2 lukisan wayang kuna di sisi2 kiri dan kanan nya.  Ada pengaruh Art Deco, pada lis atas sketsel dan kotak2 simetris-nya.  
Alkisah, sketsel ini dipesan memang dari Djawa, masih dipakai di rumahan dengan konsisi apa adanya.  Untungnya semua panel dan kaca masih terjaga, sehingga 'tinggal' kropos2 kayu dan engsel yg perlu dibenahi.  Sebenarnya para tukang pesimis.... tp mau ngga mau nurutin saya...hehe...
                                                                                                
Ada perubahan sebagai berikut: semua lis pengikat kaca diganti karena sudah ampun2...kroposnya.  Ada perbaikan salah satu kaki samping.  Engsel diganti model copotan, jadi lebih kuat, mudah untuk bongkar pasang. Masing2 panel kayu diberdayakan menjadi unit2 yg bisa mandiri (bisa dipasang sebagai 3 sketsel terpisah), jadi ada penambahan kaki2 pada bagian tengah, dari stok jati tua.  Last but not least, kaca tengah yg tadinya kaca bening, diganti kaca kembangan berwarna putih supaya sketsel tidak transparan. Proses panjang...karenanya sungguh nikmat memajangnya selama ini.....:)
 
Panel 1&3: lebar 83cm, Panel tengah lebar 98cm. Tinggi 143.5cm. 
Di bawah adalah penampakan engsel, di mana dengan mudah masing2 panel dapat dilepas satu persatu, yg kemudian di letakkan di tempat yg kita mau.  Total rentangan 3 panel minimal 264cm.  Untuk ruangan yg terbatas, lebar satu panel saja, minimal 83cm cukup lumayan dijadikan pembatas ruang yg cantik.....dengan masih ada lebih ruang untuk lalu lintas....
Kaca Lukis Wayang Aseli  Toea.  Ada satu cacat bawaan, satu kaca kembang kecil retak, tapi tidak cuil, jadi sengaja dibiarkan.







Kamis, 03 Maret 2011

Lemari Tua Kaca Hijau (Sold, trims,,,)

Lemari ini eye-catching, pertama kali diperlihatkan gambarnya, hati tidak mampu menolak...hehe..
Style, kelihatannya ada pengaruh Art deco, Oriental, dll.... silahkan diterjemahkan sendiri... Yang jelas, lemari ini aseli tua. 3 dari 4 kunci ada, yg paling atas bisa diganti kuncinya.

Tinggi sekitar 171-172cm, lebar depan 60-63cm, lebar samping 44.5-47cm.
Ideal untuk penyimpanan dan ‘persembunyian’.... terkadang kita tidak ingin orang tahu betapa 'rajin'nya kita menumpuk barang....:) Harga Sold, trims...

Lemari Obat Art Deco 1953 (Sold, trims...)

Ini lemari obat jg mengikuti kaedah desain Art Deco.  Didapat dr sale pk.Alfian...trims ya... Kondisi sudah rapih, tapi tidak ada kunci.  Ternyata, lubang kunci tidak pas, jadi ada pergeseran letak lubang dan tarikan/penutup lubang kunci depan, dan kemudian lemari diberi kunci dan anak kuncinya.  Jadi sudah siap dipakai.  Mau dijual Sold, trims..., soalnya lemari obat ini ada 'marking' di bagian belakangnya....:) Ukuran sekitar: tinggi 50cm, lebar muka 30cm, lebar samping 22cm. Booked.

Minggu, 27 Februari 2011

Meja Jati Kaki Kambing Oval, Marmer marked - Italy, BATAVIA - NFS

Another Carrara Italy Marble, old one.... dapat dilihat dari markingnya yg masih cukup jelas.  Ukuran marmer PxL 75x55.5cm.  Tinggi ampir 73cm.  Ukuran cukup gede, tp blon cukup buat meja makan keluarge... Kondisi Marmer cukup baik untuk marmer setua ini, ada bbrp goresan halus. Masih belum di-protect/kristalisasi, rencananya segera lah... nanti keburu kena flek...:)
Bahan kayu sudah di repolished natural, lebih segar/modern dan dapat dinikmati pola2 motif kayunya.
Ketemu di Jakarte, jadinye lagi2 markingnya pelabuhan Betawie Lama...   Jadi meja nyang ini ama nyang sebelonnye... begitu ninggalin daratan Italy, kaya'nye belon napak ke daerah laen di Indonesia... 
Ane biarpun bukan aseli Betawi, sayang banget njual murah peninggalan yg atu ini...
Numpang narsis...ah gak lah... bosen pake skala korek...
Sambil rebahan... kelihatan kayu aselinye
masih kebace ye..
Ane emang blon mahir dagang, apalagi perabot nyang rada sentimentil...  Koleksi Pribadi

Kursi Goyang Antik - NFS

Model Minimalis, kelihatan nyaman untuk santai bermalas-malasan.... Sudah re-polished natural colour, tp belum mau di finish.... masih terbuka peluang, apa mau dipasangi lagi dgn rotan baru, atau ganti dgn jok yg nyaman... 
Pas ngecek kira2 nama style nya apa, ketemu kursi goyang yg miriiip....dgn bantalan2 kayu (coba search om google "kursi goyang Cepu'). Repro, mungkin karena model ini cukup populer di masa minimalis sekarang.  Tapi, kalau teliti, ada perbedaan nyata pd bagian penopang lengannya. Bagus jg ide repro, jd banyak yg bisa menikmati lg nostalgia kursi goyang model ini, langsung sudah rapih dengan harga lebih terjangkau... :)
Kursi ini dulunya dipasangi rotan pada senderan dan dudukannya, tp sudah lapuk banget, bolong2.. jd sekalian dilepas..masih ada bekas2nya.
Dijual kondisi apa adanya, silahkan tentukan sendiri jok jenis apa yg anda mau nantinya.... Kayu utuh, tidak ada yg diganti dan tidak ada perbaikan... Tinggi senderan 108cm, lebar dudukan depan 52.5cm, bagian belakang 48cm.
Repro vs. Antik... Hhmmm... cukup mirip.  Diluar sandaran lengan, pada 'bantalan' kaki, ada jg perbedaan.. Efeknya, yg repro mungkin lebih 'lincah', yg tua lbh 'slow' gerakannya... 
Motif ukiran alam...

 Banyak bagian yang memberikan 'warna/motif' kepada bidang2 polosan di kursi goyang ini.  Khas kayu jati yang sudah cukup berumur dan berkualitas bagus.  
Koleksi Pribadi.

Jumat, 25 Februari 2011

Lemari Obat Super Mini #2 (Sold, trims...)

Kali ini model Art Deco.  Paling tinggi 30.5cm, lebar samping 28.5cm, lebar samping 8.5cm.  Kaca/cermin, 3 tarikan, dan semua bahan kayu masih original.  Sudah finishing ulang. Harga Sold, trims...

Temen2 Mak